Transformasi Pendidikan: Pemprov Jateng Salurkan Dana Hibah untuk Peningkatan Kualitas Perguruan Tinggi

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) rutin mengalokasikan dana untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Jawa Tengah setiap tahun. Salah satu bentuk dukungannya melalui pemberian hibah dana kepada beberapa perguruan tinggi (PT), dengan jumlah yang mencapai miliaran rupiah, sebagai bukti komitmen negara dalam memajukan mutu pendidikan secara berkelanjutan. . “Untuk tahun 2023 penerima dana hibah salah satunya STIE Semarang,”  ungkap Anggota Komisi C DPRD Jateng, Agung Budi Margono, Jumat (2 /2/ 2024). Pernyataan tersebut disampaikan saat acara syukuran renovasi gedung STIE SEMARANG di Kampus Menoreh Utara Raya Sampangan Gajahmungkur. Agung Budi Margono berharap agar ke depannya komunikasi antara pemerintah dan penerima dana hibah dapat ditingkatkan, sehingga distribusi dana hibah menjadi lebih merata di berbagai kampus swasta. Beliau juga menekankan pentingnya memberikan perhatian yang setara kepada kampus swasta, baik dari pemerintah daerah maupun pusat, dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

 

 

Ketua STIE Semarang, Cahyani Tunggal Sari, S.E., M.A., M.M. mengungkapkan bahwa renovasi ini merupakan hasil dari program hibah senilai Rp 1 miliar dari Pemprov Jateng. ”Kami berterimakasih kepada Pak Agung Budi Margono. Sebab dana bantuan ini merupakan salah satu bentuk pikiran anggota DPRD, yang punya tanggung jawab moril terhadap dunia pendidikan,” urainya.  Dana hibah tahun 2023 ini khususnya dialokasikan untuk proyek renovasi.

 

 

Dr. Warsono, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Koperasi (Yapenkop apresiasi terbentuknya kolaborasi erat antarpemangku kepentingan untuk kemajuan dunia pendidikan tinggi. Jejaring perlu semakin diperkuat termasuk sinergisitas bersama dengan kalangan legislatif dan eksekutif. Kampus ini berperan penting dalam mencetak lulusan yang kompeten di bidang perekonomian dan perkoperasian, serta mendukung pengembangan konsep ekonomi kreatif. Renovasi gedung kampus juga melibatkan pembangunan galeri pameran UMKM untuk mendukung pelaku usaha di Jateng, sekaligus menginspirasi mahasiswa dalam memperluas pemasaran digital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Facebook
Translate »