SEMARANG – Suasana penuh kebanggaan mewarnai Patra Semarang Hotel & Convention ketika Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang (STIEMA) menggelar Wisuda ke-39 Program Sarjana dan ke-3 Program Pascasarjana, Sabtu (23/8/2025). Dalam prosesi akademik yang berlangsung khidmat, STIEMA secara resmi melepas 407 lulusan, terdiri dari ratusan wisudawan program sarjana serta 20 wisudawan Program Magister Manajemen. Acara ini menjadi momentum bersejarah yang menandai keberhasilan kampus dalam melahirkan generasi intelektual baru yang siap mengabdi dan berkontribusi di berbagai bidang.
Ketua YAPENKOP SEMARANG, Dr. H. MA. Warsono, S.H., M.Hum. dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan pintu gerbang menuju pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat. “Wisuda adalah titik awal untuk membuktikan kemampuan yang telah diasah selama masa studi. Lulusan STIEMA tidak hanya dibekali ilmu akademis, tetapi juga nilai integritas, jiwa kepemimpinan, serta kepekaan sosial. Bekal ini diharapkan mampu mengantar mereka menjadi pribadi yang tangguh, berdaya saing, dan bermanfaat bagi bangsa,” ujarnya di hadapan para wisudawan.
Ketua STIEMA menegaskan bahwa keberhasilan ini lahir dari kerja keras mahasiswa, dukungan penuh keluarga, serta pendampingan para dosen dan tenaga kependidikan yang selalu berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Acara wisuda dibuka dengan prosesi senat akademik yang memasuki ruangan dengan iringan lagu Gaudeamus Igitur, menciptakan nuansa sakral dan berwibawa. Setelah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan, Orasi Ilmiah, serta pengukuhan wisudawan oleh Ketua STIEMA. Suasana haru dan kebanggaan terlihat jelas ketika nama-nama wisudawan dipanggil satu per satu untuk menerima ijazah. Sorak sorai, tepuk tangan, dan tangis bahagia keluarga menyertai setiap langkah para wisudawan naik ke panggung.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada lulusan terbaik dari masing-masing program studi, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pencapaian akademik yang membanggakan. STIEMA menegaskan bahwa wisuda ini merupakan bukti nyata komitmen perguruan tinggi dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi, khususnya di bidang pendidikan. Kampus tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, etika, dan kepedulian sosial.“Kami percaya, lulusan STIEMA memiliki kapasitas untuk menjawab tantangan zaman, termasuk era digital dan globalisasi. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan yang dapat membawa manfaat, baik di dunia usaha, pemerintahan, maupun pemberdayaan masyarakat,” tambah Cahyani. Wisuda ke-39 ini juga menjadi momentum penting dalam sejarah perjalanan STIEMA. Sejak berdiri, STIEMA konsisten melahirkan lulusan yang berkiprah di berbagai sektor strategis, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
Dengan total 407 lulusan baru, termasuk 20 orang dari program magister, STIEMA semakin memperkuat kiprahnya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang unggul dalam menghasilkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing. Acara diakhiri dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar ilmu dan gelar yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam menghadapi masa depan. Dengan penuh kebanggaan, STIEMA menyerahkan para lulusan kepada masyarakat, untuk berkarya dan mengabdi sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Wisuda ke-39 dan ke-3 Pascasarjana ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol perjalanan panjang STIEMA dalam melahirkan generasi yang berintegritas, berwawasan luas, serta siap menjawab tantangan bangsa di masa depan.